Saturday, 20 June 2020

Contoh Soal Uji Kompetensi Guru (UKG) - Tema Pedagogik I



 

Uji Kompetensi Guru atau biasa disingkat UKG adalah proses evaluasi dasar seorang tenaga profesional Guru terkait penguasaan bidang studi dan pedagogik. UKG dilakukan sebagai langkah negara dalam melakukan pemetaan kualitas tenaga pengajar profesional. Hal itu berguna bagi strategi pembangunan pendidikan di masa depan.

Salah satu instrumen untuk mengukur kompetensi seorang guru adalah dengan menguji pengetahuan dan penguasaan pedagogik. Berikut ini sejumlah contoh soal terkait Uji Kompetensi Guru (UKG) Kompetensi Pedagogik. Silahkan saudara coba dan kerjakan sebagai bahan latihan sebelum mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) sesungguhnya.

 

 

1. Upaya membimbing siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial antara lain terlihat dalam upaya guru ….

a. memberikan contoh pentingnya bersikap toleran

b. melatih siswa membuat keputusan yang diambil berdasarkan informasi yang tepat

c. melatih bagaimana mempersiapkan kesehatan diri dan lingkungan sekitar

d. mendiskusikan bagaimana mengatasi permasalahan sosial di sekitar siswa.

2. Salah satu upaya guru dalam melaksankan langkah-langkah perbaikan pembelajaran yang telah dirancang melalui Penelitian Tindakan Kelas antara lain ….

a. guru meyakini ada masalah dalam pembelajaran selama ini yang memerlukan peningkatan

b. guru melakukan introspekksi terhadap kelemahan yang ada dari aspek guru

c. guru merancang upaya latihan mengerjakan soal-soal untuk persiapan Ujian Nasional

d. guru mengevaluasi kembali rancangan mengatasi kelemahan yang ada

3. Hasil analisis kekuatan dan kelemahan pembelajaran yang telah dilaksankan dapat digunakan guru untuk :

a. mempertahankan kebiasaan mengajar karenan sudah lama dan banyak pengalaman

b. mengusulkan penyediaan media pembelajaran yang canggih untuk meningkatkan pembelajaran

c. merancang ulang rancangan pembelajaran yang berdasarkan analisis terbukti memiliki kelemahan

d. melakukan latihan tambahan berupa test untuk para siswa

4. Dalam melaksanakan pembelajaran, guru menggunakan teknologi dan informasi. Kegiatan ini termasuk kompetensi...

a. Pedagogik

b. Kepribadian.

c. Sosial

d. Profesional

5. Sertifikasi guru bertujuan untuk memperbaiki kualitas dan kesejahteraan guru, pada kualitas guru dititik beratkan pada proses pembelajaran, di bawah ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan PBM, kecuali

a. Kualifikasi pendidikan S1

b. Tutorial melalui peer teaching KKG

c. Pembelajaran dengan pendekatan PAIKEM

d. Sarana dan prasarana yang megah yang membebani orang tua/ wali murid

6. Kemampuan proses berpikir untuk mengoperasikan kaidah logika tapi masih terikan dengan objek-objek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia

a. 0-2 tahun

b. 2-7 tahun

c. 7-11/12 tahun

d. 11/12-14/15 tahun

7. Kegemaran anak akan mendongeng/cerita yang bersifat kritis seperti kisah perjalanan, riwayat para pahlwan dan sebagainya merupakan ciri anak berusia ....

a. 3-5 tahun

b. 6-8 tahun

c. 10-12 tahun

d. 15-16 tahun

8. Salah satu prinsip merancang program remidial bagi peserta didik tampak dalam kegiatan guru ….

a. Membuat rancangan pembelajaran khusus untuk siswa peserta remidial

b. menggunakan rancangan pembelajaran yang telah dibuat dengan memperhatikan hasil temuan analisis evaluasi belajar siswa

c. menggunakan rancangan pembelajaran baru yang berbeda sama sekali dengan rancangan yang ada.

d. merancang test ulang saja tanpa ada pengulangan penjelasan materi

9. Batik Jogjakarta dapat digunakan sebagai tema pembelajaran lPS. Tema tersebut dapat dikaji dari faktor, geografi, historis, geografi dan ekonomi. Tema tersebut adalah contoh pembelajaran terpadu yang mengambil tema berdasarkan

a. Topik

b. Pokok bahasan

c. Potensi utama

d. Sejarah

10. Siswa yang berusaha melatih kepekaan dirinya terhadap rangsangan berupa tekanan dan tuntutan dari lingkungannya, belajar bergaul dan bertingkah laku seperti orang lain dalam lingkungan sosio-kulturalnya dikenal sebagai...

a. Akulturasi

b. Akomodasi

c. Asimilasi

d. Sosialisasi

11. Siswa yang pemarah, penakut, teliti, mampu mengambil kesimpulan, jujur atau pendendam merupakan karateristik dari....

a. Sikap

b. Kepribadian

c. Tempramen

d. Sifat

12. Dalam pendekatan kontektual tugas guru adalah ...

a. Mengarahkan

b. Mcngintruksikan

c. Memberi Tugas

d. Mendominasi

13. Prioritlts utama yang harus dilakukan pada penyusunan rencana pembelajaran terpadu adalah...

a. Pemetaan kompetensi dasar

b. Penentuan topik

c. Penjabaran kompetensi dasar

d. Pengembangan silabus

 

14. Pembentukan kelompok belajar dalam pembelajaran kooperatif harus bersifat ...

a. Homogen

b. Tetap

c. Hetorogen

d. Tertutup

15. Perhatikan pernyataan-pernyatan berikut:

1. Mendata siswa yang memiliki kecerdasan (IQ) tinggi

2. Menganaalisis soal yang paling banyak salah dan pling banyak benar dijawab siswa

3. Menganalisis latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya orang tua mereka

4. Mengevaluasi sitem PBM secara menyeluruh berdasarkan atas dasar analisis penilaian belajar

Peryataan di atas yang merupakan langkah guru menginterpretasi hasil analisis evaluasi hasil belajar adalah...

a. 1 dan 2

b. 1 dan 3

c. 2 dan 4

d. 3 dan 4

 

kata kunci: guru, kompetensi guru, uji kompetensi guru (ukg), UKG, soal ujian guru, uji kompetensi guru, soal pedagogik, pedagogik guru, soal dan jawaban uji kompetensi guru (ukg), pedagogik, pendidikan pedagogik.


Thursday, 4 June 2020

Contoh Soal Uji Kompetensi Guru (UKG) - Tema Kepribadian dan Sosial



 

Uji Kompetensi Guru atau biasa disingkat UKG merupakan proses evaluasi dasar seorang tenaga profesional Guru terkait penguasaan bidang studi dan pedagogik. UKG dilakukan sebagai langkah pemerintah dalam melakukan pemetaan kualitas tenaga pengajar profesional. Hal itu berguna bagi strategi pembangunan pendidikan di masa depan.

 

Sebagaimana Guru merupakan Tenaga Profesional, maka dalam dirinya sendiri dituntut memiliki 3 kompetensi dasar. Yakni (1) knowlege atau pengetahuan terkait bidang studi yang sedang diampunya. (2) skill atau kemampuan, ini terkait kapasitas manajemen sebagai seorang guru. Baik dalam hal rencana pembelajaran dan aplikasinya di kelas. Terakhir, adalah (3) human relation atau kemampuan memiliki hubungan yang baik dan selaras dengan sesama manusia dan lingkungan.

 

Dalam UKG ada bagian uji yang fokus menganalisa tentang kompetensi kepribadian dan sosial. Nah, uji kompetensi ini dimaksudkan pada poin nomor 3 tadi. Sejauh mana Guru mampu mengendalikan dirinya dan mengelola hubungan baik dengan sesama. Tak hanya itu, UKG Kepribadian dan Sosial juga berupaya memahami pemahaman Guru akan tanah airnya. Sejauh mana kebudayaan Indonesia menempel di sanubari serta pemahaman sejarah dan simbol-simbol negara.

 

Soal-soal terkait UKG Kepribadian dan Sosial akan berkutat di seputar isu tersebut. Sederhananya, soal akan mirip dengan ujian PKN dan Psikologi dikombinasikan. Tentu tidak sesederhana itu, namun saudara bisa mulai mempelajarinya dari petunjuk tersebut.

 

Berikut beberapa contoh soal UKG Kepribadian dan Sosial untuk saudara latihan. Saudara bisa men-download versi lengkap di tautan berikut. Download 1 atau Dowload 2.

 

1. Tugas utama guru dalam membantu siswa untuk memperoleh pengetahuan kecuali:

 

a. Mengorganisasi bahan belajar

b. Memberikan aadvance kepada siswa yang akan membantu siswa dalam mencapai pembelajaran baru

c. Membantu siswa untukmembantu mengambil ingatan jangka panjang ke ingatan jangka pendek

d. membantu siswa dengan memberi jawaban saat ujian berlangsung

 

2. Nama istilah Pancasila disampaikan oleh:

 

a. Drs moh hatta

b. Doepomo

c. Ir Soekarno

d. Sayuti Melik

 

3. Siapa pengetik naskah proklamasi

 

a. Ir Soekarno

b. Tan Malaka

c. HOS Tjokroaminoto

d. Sayuti Melik

 

4. Seorang guru yang mantap, stabil, dewasa, arif, bijaksana dan berwibawa menjadi teladan bagi peserta didik yang berakhlak mulia merupakan bagian

 

a. kompetensi kepribadian

b. kompetensi pedagogik

c. kompetensi sosial

d. kompetensi profesi

 

5. Berikut ini adalah ciri seorang guru yang mampu menguasai landasan-landasan kependidikan kecuali.

 

a. Landasan filosofis

b. Landasan psikologis

c. Landasan sosiologis

d. Landasan ideologi



Demikian beberapa contoh terbatas, Saudara bisa men-download versi lengkap di tautan berikut. Download 1 atau Dowload 2.

Monday, 1 June 2020

Tanya Jawab Seputar Pendidikan 4.0: Definisi dan Makna (Bagian I)

Tanya Jawab Seputar Pendidikan 4.0: Definisi dan Makna (Bagian I)

 


 

Apa sih yang dimaksud Pendidikan 4.0?

 

Pendidika 4.0 adalah serangkaian program untuk mendukung terwujudnya suatu pendidikan yang cerdas melalui peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan, perluasan akses dan relevansi memanfaatkan teknologi dalam mewujudkan pendidikan Kelas Dunia. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan peserta didik yang memiliki 4 keterampilan abad 21.

 

Apa yang dimaksud 4 keterampilan abad 21?

 

Empat keterampilan abad 21 yakni serangkaian kemampuan yang mengacu pada standar kompetensi global dalam mempersiapkan generasi muda memasuki realitas kerja global dan kehidupan abad 21.

 

Baik, terus apa saja 4 keterampilan tersebut?

 

Kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis dan kreatif.

 

Apa ciri umum pendidikan 4.0 yang membuatnya agak berbeda?

 

Dalam pendidikan 4.0 tahapan belajar disusun sesuai dengan kemampuan dan

minat serta kebutuhan setiap siswa. Dengan demikian setiap siswa tidak menjadi sama atau diharapkan menjadi sama. Setiao peserta didik punya keunikan yang patut dihargai dan dibina.

 

Lantas apa pola pengajarannya sama seperti sebelumn-sebelumnya?

 

Dalam pendidikan 4.0 Guru lebih berposisi sebagai mentor ketimbang orang yang tahu segalanya. Lantas sang guru dilatih untuk mengembangkan kurikulum dan memberikan pilihan kepada siswa untuk menentukan cara belajarnya sendiri.

 

Apa akibatnya?

 

Dengan begitu pembelajaran bukan lagi transfer pengetahuan dari guru yang dianggap serba tahu ke siswa yang kosong pengetahuan. Tapi pembelajaran menjadi proses untuk tumbuh bersama dengan kemampuan yang unik. Pendeknya pendidikan jadi tujuan itu sendiri.

 

Dalam pendidikan 4.0 dikenal pola pembelajaran 5 M, apa saja?

 

(1) Mengamatai, (2) Memahami, (3) mengaplikasikan, (4) mendiskusikan (5) manajemen proyek, penelitian dan publikasi


Wednesday, 27 May 2020

Contoh Soal Ujian Kompetensi Kepala Sekolah (UKKS) - Pilihan Ganda



Menjadi Kepala Sekolah bukanlah perkara gampang. Seorang ASN mesti memenuhi sejumlah kriteria agar bisa dipercaya memimpin suatu lembaga pendidikan. Bukan hanya kemampuan teknis manajerial, pengetahuan dan psikologi sang Kepala Sekolah Juga mesti mumpuni agar tak salah langkah saat nantinya menjabat.


Secara umum Kepala Sekolah sendiri didefinisikan sebagai adalah guru yang diberi tugas untuk memimpin dan mengelola satuan pendidikan yang meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Taman Kanak-kanak Luar Biasa (TKLB), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Pertama Luar Biaa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), atau Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILB).

Berikut sejumlah contoh soal dari Uji Kompetensi Calon Kepala Sekolah yang dapat Anda Pelajari. Saya akan menuliskan sebagian soal, sementara soal lebih banya bisa saudara download di link berikut (Download 1) atau (Download 2). 

1. Visi sekolah sebaiknya dilengkapi dengan indikator dengan tujuan agar.......

a. visi tidak ditafsirkan secara berbeda
b. tujuan dapat dicapai dengan mudah
c. misi dapat dilaksanakan sebaik-baiknya
d. semua warga sekolah berpartisipasi aktif dalam pencapaian visi


2. Peraturan menteri nomor 19 mengamanatkan bahwa setiap lembaga pendidikan harus memenuhi standar pengelolaan pendidikan, yang salah satu di antaranya ialah bahwa sekolah harus memiliki visi yang salah satu tujuannya ialah agar sekolah......

a. mampu mencapai standar internasional
b. mampu mengembangkan kurikulum bertaraf internasional
c. mampu meraih cita-cita bersama secara sistematis dan terrencana
d. menjadi sekolah yang terkenal di lingkungannya

3. Visi dari suatu sekolah mungkin tidak sama dengan visi sekolah lain sebab......

a. Visi dirumuskan sejalan dengan profil sekolah
b. Visi harus memiliki keunikan
c. Visi yang berbeda akan lebih memacu pengembangan sekolah
d. Perbedaan merupakan pendorong tercapainya visi


4. Untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran sekolah akan menerapkan pembelajaran kontekstual untuk semua mata pelajaran. Konsekuensi logis dari kegiatan tersebut adalah ...

a. Membuat surat edaran yang ditandatangani semua guru tentang kesediaan melakukan pembelajaran
kontekstual,
b. Menugasi wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk mengumpulkan Silabus dan RPP semua mata pelajaran dan diperiksa tentang kegiatan pembelajarannya,
c. Sekolah mengadakan IHT tentang pembelajaran kontekstual dan ditindaklanjuti pembuatan
perangkat pembelajaran, serta dievaluasi tingkat efektifitas dan efisiensinya,
d. Meningkatkan kegiatan MGMP sekolah untuk semua mata pelajaran.

5. Bentuk LHBS untuk setiap mata pelajaran yg sesuai dengan Permendiknas No 20 tahun 2007 adalah ....

a. Satu nilai untuk satu mata pelajaran
b. Satu nilai untuk satu mata pelajaran beserta deskripsi kemajuan belajar
c. Satu nilai setiap aspek untuk setiap mata pelajaran
d. Satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran, disertai dengan deskripsi kemajuan belajar,

6. Dewan guru menghendaki pada SMKS Taruna Bakti pada hari sabtu tidak ada kegiatan pembelajaran tetapi dimanfaatkan untuk kegiatan ekstrakurikuler. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah .....

a. Tidak menyetujui dengan alasan tidak sesuai dengan aturan yang ada,
b. Menyetujui atas dasar hasil rapat dewan pendidik dan persetujuan Yayasan, serta dilaksanakan dengan baik dan akuntabel,
c. Menyetujui tetapi dengan syarat pada hari sabtu bukan hari libur,
d. Tidak menyetujui karena akan merugikan siswa.


7. Guna pemenuhan Standar Pengelolaan, sekolah mendayagunakan setiap unsur pada sekolah tersebut. Salah satu bentuk pendayagunaan adalah .....

a. Menetapkan wakil kepala Sekolah yang bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pengelola pada bidangnya,
b. Menetapkan wakil kepala Sekolah yang melaksanakan tugas dan bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pengelola pada bidangnya,
c. Menetapkan wakil kepala Sekolah yang bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pembantu kepala sekolah dalam mengelola sesuai bidangnya,
d. Menetapkan wakil kepala Sekolah yang melaksanakan tugas dan bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pembantu kepala sekolah dalam mengelola sesuai bidangnya

8. Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan, sekolah menyusun pedoman operasional sekolah. Pedoman pengelolaan sekolah meliputi ...

a. RKAS, KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, RAPBS, Jadwal Mengajar, Jurnal, Daftar Hadir,
b. KTSP, Kaldik, Struktur Organlsasi Sekolah, Pembagian Tugas Guru Dan Tendik, Tata Tertib
Sekolah, Peraturan Akademik, Kode Etik, dan Beaya Operasional Sekolah,
c. RAPBS, KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, Pembagian Tugas Guru dan Tendik, Daftar Hadir,
d. KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, Jurnal, Pembagian Tugas Guru Dan Tendik, Tata Tertib Sekolah, Peraturan Akademik, Dan Beaya Operasional Sekolah,


Saudara bisa download soal lengkap di link berikut (Download 1) atau (Download 2). 


Kata kunci: sekolah, kepala sekolah, soal ujian, UKKS, uji kompetensi kepala sekolah, ujian kepala sekolah, guru, mengajar, visi dan misi, administrasi sekolah, peraturan akademik, pembagian tuga, kompetensi kepala sekolah, syarat kepala sekolah.


Wednesday, 8 November 2017

Pertanyaan-pertanyaan Seputar Pendidikan Inklusif



Pertanyaan-pertanyaan Seputar Pendidikan Inklusif


Apa yang dimaksud dengan pendidikan Inklusif?

Sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan yang sama pada semua peserta didik termasuk mereka yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya.

Maksudnya anak berkebutuhan khusus bisa bersekolah di sekolah umu?

Benar. Ini sesuai dengan semangat non-diskriminasi dan keterbukaan dalam pelayanan pendidikan.


Apa bedanya Pendidikan (Sekolah) Inklusif dengan Sekolah Luar Biasa (SLB)?

Sekolah Inklusif adalah sekolah reguler yang mengintegrasikan siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus dalam program yang sama, tentu dengan penanganan khusus tertentu sesuai keistimewaan sang anak.

Sementara SLB adalah sistem pendidikan dimana anak berkebutuhan khusus mengenyam pendidikan terpisah dari sistem pendidikan anak pada umumnya. Model pendidikan semacam ini kadang kala disebut pendidikan segregasi.


Apa tujuan diselenggarakannya pendidikan inklusif?

Sebagaimana bunyi Permendikbud No 70 Tahun 2009>>
a. Memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial atau memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.
b. Mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang menghargai keanekaragaman, dan tidak diskriminatif bagi semua peserta didik


Kekhususan seperti apa saja yang tergolong dalam kategori anak inklusif?

Anak-anak yang memiliki kekhususan seperti tunanetra; tunarungu; tunawicara; tunagrahita; tunadaksa; tunalaras; berkesulitan belajar; lamban belajar; autis; memiliki gangguan motorik; menjadi korban penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, dan zat adiktif lainnya; tunaganda.


Di mana sekolah Inklusif bisa ditemukan?

Pada tiap kecamatan minimal memiliki satu sekolah Inklusif yang ditunjuk oleh Pemerintah Kota/Kabupaten. Namun demikian, sekolah lain yang tidak secara langsung ditunjuk bisa menerima anak berkebutuhan khusus paling sedikit 1 orang siwa pada setiap rombongan belajar.

Data Sekolah Inklusif di Jakarta (2015) >> Lihat ; Bandung (2015) >> Lihat ; Yogyakarta ;



Bagaimana kurikulum yang digunakan?

Kurikulum yang dipakai adalah kurikulum reguler sesuai standar nasional namun dengan memodifikasi beberapa hal yang memperhatikan kepentingan anak berkebutuhan khusus.


Apa sekolah harus menyediakan guru khusus atau guru kelas seperti umumnya?

Paling sedikit harus ada satu pembimbing khusus yang disediakan di sekolah inklusif. Sehingga jika ingin memciptakan iklim yang sesuai setidaknya ada tiga tenaga pendidik pada tiap kelas: Guru Kelas, Guru Mata Pelajaran, Pendamping Khusus.


Maksud Guru Pembimbing Khusus?
Guru Pembimbing Khusus adalah guru yang bertugas mendampingi anak berkebutuhan khusus dalam proses belajar mengajar di kelas reguler yang berkua­lifikasi Pendidikan Luar Biasa (PLB) atau yang pernah mendapatkan pelatihan ten­tang penyelenggaraan seko­lah inklusif.




Tuesday, 7 November 2017

Download Instrumen PKKS - Indikator dan Bukti Fisik





Dalam rangkan meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di sekolah/madrasah, pemerintah secara berkesinambungan mendorong unsur-unsur pengelola pendidikan agar memiliki kemampuan yang mumpuni. Pula kualitas manajememen tersebut, dalam hal ini kepala sekolah, mestilah merata dengan ukuran yang terstandarisasi. Karena itulah kita mengenal istilah Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS).


Sebagaimana tertuang dalam Permendiknas No 28 Tahun 2010 penilaian kinerja Kepala Sekolah/Madrasah dilakukan secara berkala setuao tahun dan secara kumulatif 4 tahun. Adapun penilaian kinerja tahunan dilakukan oleh pengawas sekolah/madrasah. Sementara penilaian 4 tahunan dilakukan tim penilai yang terdiri dari pengawas, pendidik, tenaga kependidikan, dan komite sekolah.

Adapun tujuan pelaksanaan PKKS adalah untuk memperoleh data tentang pelaksanaan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab kepala sekolah dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajerial dan supervisi/pengawasan pada sekolah yang dipimpinnya; Memperoleh data hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai peminpin sekolah; Menentukan kualitas kerja kepala sekolah sebagai dasar dalam promosi dan penghargaan yang diberikan kepadanya.

Ada beberapa ukuran yang mesti diperhatikan dalam proses penilaian kinerja Kepala Sekolah seperti.

A. Kompetensi Kepribadian dan Sosial
B. Kompetensi Kepemimpinan Pembelajaran
C. Kompetensi Pengembangan Sekolah
D. Kompetensi Manajemen Sumberdaya
E. Dimensi Kompetensi Kewirausahaan
F. Dimensi Supervisi Pembelajaran



Agar mempermudah sejawat sekalian, berikut kami lampirkan instrumen penilaian PKKS beserta indikator dan bukti fisik yang diperlukan. Dokumen Instrumen PKKS bisa di Download di sini>>> 






Administrasi Sekolah

Surat Menyurat

Edukasi

Syarat dan Prosedur

Seputar Guru